Perampok cerdas

Siapa sangka jika perampokan yang sejatinya merupakan sebuah peristiwa kriminal bisa berubah menjadi cerita lucu kocak? Ternyata hal itu terjadi pada kisah perampokan berikut ini, dimana perampok dan manajer bank beradu kecerdikan.

“Semua diam di tempat, menunduk dan tetap tenang! Segera serahkan uang sebanyak-banyaknya dan masukan ke kantung ini!” Seru si perampok sambil menyerahkan kantung besar kepada salah satu pegawai bank yang ditodong.

Setelah berhasil mengambil sejumlah uang yang nilainya mencapai miliaran rupiah, para perampok pun pergi dan segera kembali ke markas mereka. Kemudian seorang perampok yang lebih muda mengajak ketua kelompok perampok yang usianya lebih tua untuk menghitung hasil rampokannya. “Bos ayo hitung hasil rampokannya!”

“Bodoh!” Seru sang ketua. “Perampokan ini sudah menjadi berita nasional, pasti nanti ada beritanya di televisi mengenai jumlah kerugiannya. Paling jumlahnya tidak sampai Rp 20 miliar, karena itu batas maksimal yang bisa ditampung karung kita,” Jelas sang ketua yang tampaknya sudah memiliki banyak pengalaman di dunia perampokan.

Sementara itu, kepala cabang bank melapor ke manajer pusat bahwa telah terjadi perampokan. Kepala cabang meminta izin untuk melapor kepada polisi. Tetapi sang manajer justru menahan kepala cabang itu. “Tunggu, jangan lapor polisi dulu! Ambil dulu saja Rp 80 Miliar dari kas bank, kemudian kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai jumlah kerugian akibat perampokan!” perintah sang manajer.

Si kepala cabang kemudian tertawa dan berkata, “Alangkah indahnya jika terjadi perampokan setiap bulan,”

Keesokan harinya, berita tentang perampokan di bank muncul di televisi nasional. Menurut berita tersebut, dilaporkan bahwa perampok telah membawa kabur uang senilai Rp 100 Miliar dari kas bank.

“Sial!” Kata sang ketua perampok. “Kita susah payah merampok, hanya mendapat Rp 20 Miliar, sedangkan pejabat bank itu, tanpa usaha bisa mendapatkan Rp 80 Miliar. Lebih enak jadi perampok berpendidikan ternyata,” keluhnya.

Cerita lucu kocak tentang perampokan ini hanya sindiran berupa humor dan tidak benar terjadi. Jika Anda seorang yang punya jabatan tinggi, jangan coba memanfaatkannya untuk kepentingan sendiri seperti kepala cabang dan manajer bank pada cerita di atas ya. Semoga cerita ini bermanfaat dan menghibur Anda.