Buanglah Mantan Pada Tempatnya

“Buanglah mantan pada tempatnya.” Sering kan mendengar kata seperti itu? Tapi bagaimana caranya ya biar bisa membuang mantan pada tempatnya dengan baik dan benar? Nah, materi stand up comedy mantan berikut ini akan memberi tahu tips jitunya. Selamat menyimak!

Selamat sore, remaja masa kini! Jujur, aku berdiri di depan sini itu gemeter. Soalnya di depan, aku melihat cewek yang mirip mantanku. Hai, mantan.. apa kabar?

Ngomongin mantan, kukasih tahu ya… jelek-jelek gini, sejak SD itu aku sudah punya mantan. Tapi mantanku itu bikin ilfil. Gimana nggak? Kaos kakinya kendor, udah gitu dikaretin pula. Karetnya ada dua! Berarti kan kaki dia pedas. Iih, takut.

Terlebih lagi, ikat pinggangnya korpri! Aku tambah ilfil lagi dong. Itu artinya dia pakai ikat pinggang bapaknya. Dan aku nggak suka orang-orang yang senangnya memakai fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.

Dari pengalaman itu aku belajar buat hati-hati cari pasangan. Bukan kenapa-kenapa, aku nggak mau kalau udah terlanjur cinta, lalu berujung pada pernikahan. Dan kemudian dalam perjalanan pernikahan, kami cerai hanya karena hal sepele.

Pernah tuh kemarin aku baca berita, masa ada suami nyeraiin istrinya hanya gara-gara ketek istrinya hitam? Duh, keterlaluan nggak sih cintanya cuma sebatas ketek. Kalau hitam kenapa harus diceraiin? Kan tinggal tuh ketek dikasih bayclin.

Lagian kan kasihan ya kalau tuh mantan istri kumpul sama perempuan-perempuan lain yang juga habis cerai. Perempuan pertama ditanyain kenapa cerai, dia menjawab, “Suamiku selingkuh.” Kita kan enak kasih motivasinya, “Sabar ya, ini cobaan.” Perempuan kedua ditanya kenapa cerai, jawabannya, “Suamiku main gila sama janda sebelah rumah.” Gampang juga ngasih semangatnya, “Memang janda itu cobaan terberat.”

Lah kalau perempuan yang item ini cerita alasan dicerai, “Aku dicerai karena ketekku item.” Bayangin aja, yang ada kita jadi kaya sales deodorant, “Makanya pakai ini dong, deodorant anti bau, anti keringat dan anti cerai.”

Sudah berhasil mempraktikkan tips membuang mantan pada tempatnya? Kalau belum berarti kamu masih butuh materi stand up comedy mantan lainnya nih. Tunggu part kedua ya!