Karena Aku Teman Baikmu

Lelucon Receh 2

Banyak cara untuk membuat seseorang tertawa, bukan hanya pelawak yang bisa membuat sesorang tertawa sebuah lelucon pun kini bisa membuat tertawa. Saat ini kita bisa membaca lelucon yang ada di media sosial, hanya dengan seperti itu saja bisa membuat kita tertawa. Sekarang, terutama di Indonesia banyak lelucon receh namun bisa membuat ngakak terpingkal-pingkal. Sebuah lelucon yang sangat garing dan tidak ada faedahnya namun bisa membuat tertawa bahkan ada yang yang menyebut bahwa sekarang jamannya receh.

Receh disini bukan uang koin atau murahan ya guys!, namun sebuah lawakan yang garing dan disampaikan dengan gaya santuy namun efeknya sangat luar biasa. Banyak lelucon yang receh yang bisa kita temui baik itu melalui tulisan ataupun video dan semuanya memang menjadi lawakan favorit saat ini terutama kaum muda. Sudah tidak jaman lagi lawakan yang membully atau lawakan yang serius. Saat ini sudah beralih ke lawakan receh dan santai yang tidak menyinggung siapapun dan tidak membully siapa pun.

Salah satu lelucon receh yaitu cerita tentang karena aku teman baikmu, sebuah lelucon yang sangat receh namun perlu berpikir untuk bisa mengartikan arti dari lawakan tersebut. Terkadang untuk bisa paham akan sebuah lelucon yang receh kita perlu berpikir dan terkadang kita akan tertawa agak lama dari pertama kali kita membaca leluconnya. Bagi yang sudah expert dalam hal kerecehan mungkin akan langsung paham maksud dari lelucon tersebut. Coba pahami kata-kata berikut:

Karena aku teman baikmu

Ada seorang ibu yang sedang mengobrol dengan teman baiknya dan berkata “tau engga jeng, dari 99 teman baik yang kamu punya ada satu teman baikmu yang main gila dengan suamimu. Jadi, kamu harus hati-hati dan menjaga suami kamu. Kami mengatakan hal tersebut bukan karena apa-apa, namun tentunya karena kami adalah temanmu”.

Setelah membaca cerita di atas pasti kalian langsung tertawa atau kalian harus mencerna dulu maksud dari kata-kata tersebut. Cerita di atas merupakan lelucon receh dan semoga kalian bisa merasakan lelucon tersebut dengan tertawa.