Menawar Buah

Lelucon Bahasa Jawa

Siapa yang tidak mengenal bahasa Jawa? Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa daerah yang sudah banyak diserap menjadi bahasa Indonesia. Beberapa daerah yang menggunakan bahasa Jawa tersebut seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tak heran jika ada banyak kata-kata bahasa Jawa yang mudah dipahami, termasuk lelucon bahasa Jawa.

Apabila kamu ingin mencari cerita lucu dalam bahasa Jawa agar bisa tertawa maka jangan khawatir. Kamu bisa membaca lelucon Bahasa Jawa di bawah ini beserta artinya dalam bahasa Indonesia! Cerita lelucon bahasa Jawa ini disajikan dalam sebuah dialog pendek dan singkat untuk dibaca. Tak perlu waktu panjang untuk Anda bisa tertawa. Langsung saja simak ceritanya di bawah ini.

Berawal dari Mbak Siti yang ingin pergi ke pasar untuk membeli buah jeruk. Setelah sampainya di sana seperti biasa dia mampir ke kedai buah langganannya. Dan mulai tawar-menawar memakai bahasa Jawa.

Siti : “Mbok, iki jeruk sekilo regane piro ya?”

Mbok : “Jeruk sekilo limo las ewu, Mbak Siti. Tak jamin manis tenan iki!”

Siti : “Ealah, larange regone. Jeruk sak upil e regane limo las ewu. Biasane wae sepuluh ewu, kok Mbok!”

Mbok : “Loh, lha nek iki sak upil trus irunge sepiro, Mbak?”

Siti : “……………..”

Bagaimana, apakah lelucon bahasa Jawa di atas cukup menggelitik? Tentu saja bagi kamu yang memahami bahasa Jawa dengan baik akan langsung tertawa mendengar celotek Siti dan Mbok penjual jeruk di atas. Berikut lelucon versi bahasa Indonesianya!

Siti : “Bu, ini jeruk satu kilo harganya berapa ya?”

Ibu : “Jeruk satu kilo lima belas ribu, Mbak Siti. Saya jamin manis banget ini!”

Siti : “Ya ampun, mahalnya. Jeruk se upil aja harganya lima belas ribu. Biasanya aja sepuluh ribu, kok Bu.”

Ibu : “Loh, kalau segitu se upil terus hidungnya seberapa, Mbak?”

Siti : “……………..”

Itulah lelucon bahasa Jawa yang bisa membuat tertawa. Jika teman kamu mengerti bahasa Jawa, maka tidak ada salahnya untuk membagikan lelucon tersebut agar kamu bisa tertawa bersama dan saling menghibur.