Cynthia Si Penggoda

Cerita lucu kali ini berasal dari Juno, seorang mahasiswa teknik sebuah universitas swasta di Bandung.

Juno kaget dan nyaris terjengkang ke depan ketika tiba-tiba pundaknya dibebani sesuatu yang begitu berat. Begitu menoleh, ternyata Robi dan Gian merangkulnya dari belakang. Berkebalikan dengan Juno yang bersungut-sungut, dua mahasiswa itu justru menatapnya penuh jenaka.

“Gila lo, Jun! Gue kira lo setia sama si Avi, nggak tahunya malah bawa cewek lain ke tempat kos.” cecar Gian.

“Iya, nih. Mana ternyata sama Cynthia, lagi. Hebat juga lo bisa dapat cewek industri itu.”

Juno menghela napas. “Gue memang setia sama Avi, kok. Kalau nggak percaya, tanya aja sama orangnya langsung. Orang Avi sendiri juga tahu Cynthia di tempat gue.” Melihat dua temannya itu saling berpandangan bingung, Juno hanya mengulum senyum. “Lagi pula kalian dapat info dari mana sih?”

“Dari si Beni, tetangga kosan lo. Kan gue ada kelas yang bareng doi,” jawab Gian. “Eh ceritanya gimana?”

“Yakin mau dengar cerita lucu?”

“Lucu???”

“Oke, jangan disela, ya. Jadi begini ceritanya. Waktu itu Cynthia  tiba-tiba muncul di depan kamar gue. Tatapannya sendu banget, man. Gue tanya kenapa dia nggak jawab, akhirnya gue persilakan dia masuk. Kira-kira tiga jam setelah itu, Avi datang. Gue ceritain kondisinya seperti apa dan Avi ngerti. Dia mengiyakan Cynthia di tempat gue sementara.”

“Haaaah?”

“Ssssh. Mau dilanjutin nggak, ceritanya?” Dua orang itu buru-buru mengangguk. Juno meneruskan ceritanya. “Saat ada Avi, Cynthia sama sekali menjaga jarak. Baru setelah Avi pulang, godaan dimulai. Cynthia jadi sering nempelin badannya ke gue saat gue menonton tivi. Tapi dia nggak banyak bicara. Misal saat gue tanya dia sudah makan atau belum, dia hanya menatap dengan pandangannya yang… ah, sudah, lah.

Dia selalu berusaha menempel terus ke gue. Bener-bener genit. Karena gue nggak mau tergoda, gue selalu menjaga jarak. Tapi pas hari kedua, saat malem gue tidur, gue kaget karena punggung gue tiba-tiba hangat. Ternyata Cynthia tidur seranjang sama gue! Ya gue marah, lah. Gue menghargai Avi. Lagipula, gue nggak akan ‘melakukan’ sebelum married.”

Gian melongo. Robi juga sama. “Terus lo usir dia?”

“Ya iya, lah. Gue seret dia, gue buka pintu. Di luar pintu kosan, Cynthia masih ngelihatin gue dengan tatapan sendunya itu. Gue tegasin ke dia, gue nggak bisa. Dia harus pergi dan jangan pernah kembali. Dan lo tahu Cynthia bilang apa?” Juno kembali menarik napas. “Dia cuma bilang, ‘meeooow…meeooowww’ dan melangkah dengan empat kakinya tanpa sekalipun menoleh ke belakang.”

“a*@@%^dd(&o!!!!!!”

Semoga cerita lucu di atas cukup menghibur!