Saddam dan Pesawat Garuda

Cerita Lucu Kocak 21Membuat cerita yang lucu memang seakan memiliki tantangannya sendiri untuk Anda taklukkan dengan baik. Ada beberapa bagian cerita yang memang harus diperhatikan dengan teliti agar fungsinya tetap bisa dimaksimalkan sebaik mungkin. Beberapa hal ini yang memang perlu untuk menjadi bahan pertimbangan.

Sebuah cerita lucu kocak memang harus benar-benar diperhatikan sebaik mungkin demi membuat cerita Anda memiliki humor yang menarik. Tentu tujuan dari dibuatnya sebuah cerita yang lucu adalah satu frekuensi. Ketika dalam sebuah cerita yang lucu maka Anda perlu memperhatikan setiap aspek sebaik mungkin agar tidak salah langkah.

Tidak selamanya cerita yang lucu itu hanya mengandung unsur humor. Padahal Anda juga bisa menambahkan adanya hikmah atau pesan yang dalam untuk sebuah cerita tersebut. Sehingga nantinya tidak hanya memberikan sebuah hiburan, tetapi juga ada makna yang didapatkan dari cerita tersebut ketika dibaca.

Cerita Humor Kocak yang Bermakna

Pada suatu hari, Saddam sedang ingin menakut-nakuti orang-orang di seluruh dunia. Dia memanggil panglimanya dan memberikan perintah yang mungkin tidak terduga sebelumnya bahkan bagi panglimanya pada saat itu. Perintah ini mengagetkan banyak orang yang ada di sana saat mendengar Saddam berbicara dengan panglimanya.

Saddam memberikan perintah kepada panglimanya agar setiap pesawat yang terbang ke bandara di Baghdad dipasangkan bom waktu. Sang panglima yang merasa bingung dan kaget kemudian melontarkan pertanyaan konfirmasi, apakah semua pesawat harus diberikan bom waktu tanpa terkecuali.

Kemudian Saddam menjawab agar panglimanya itu tidak memasang bom waktu pada pesawat milik Irak sendiri. Sang panglima juga tidak diijinkan untuk memasangkan bom waktu tersebut di pesawat Garuda. Tentu saja sang panglima bingung, kenapa hanya untuk pesawat Garuda dan pesawat Irak sendiri yang mendapat pengecualian khusus agar tidak dipasangkan bom waktu.

Saddam menjawab dengan tenang, “ Karena Garuda biasanya telat, nanti meledak di sini.” Mendengar jawaban itu, sang panglima tertawa dan kemudian menyadari alasan dibalik larangan tersebut. Tentu saja hal ini menjadi poin akhir yang sangat menarik dan mengocok perut.

Seakan bagian akhir ini menjadi plot twist yang sangat menarik untuk dikembangkan dengan baik. Bagian yang mengundang tawa memang harus berada di akhir dan ditempatkan dengan tepat. Sehingga membangun suasana yang lucu untuk bisa menjadikan cerita lucu kocak tersebut sebagai sesuatu yang lucu untuk diterima orang lain.