Aku Ambil Kalkulator Dulu

Mayoritas perempuan suka dibilang cantik. Itu sebabnya, beragam iklan kosmetik; cenderung menggunakan model-model cantik. Skenario yang ada pun hampir sama. Si perempuan (model) yang tadinya berwajah kusam atau justru tidak cantik; merasa tidak percaya diri lalu menemukan produk dan menggunakannya. Hasilnya sesuai prediksi, si perempuan tampak lebih cantik dan lebih percaya diri.

Adapun satu cerita lucu remaja di bawah ini akan mengangkat kecenderungan wanita dan “pengaruh” kosmetik tersebut. Baca lebih lanjut untuk mengetahui detailnya.

Beberapa bulan sebelum pulang kampung dan reuni dengan teman-teman satu SMA-nya, Kiyem kalang-kabut. Lama tinggal di Jakarta dan pengaruh usia–membuat kulitnya tidak “kencang” lagi. Bagaimanapun, sebagai mantan perempuan tercantik di sekolah dulu, ia merasa malu dengan teman-temannya. Apalagi saat bertemu nanti. Maka sambil membawa banyak uang, pergilah ia ke mal terdekat.

Sang SPG (Sales Promotion Girl) begitu sumringah melihat Kiyem yang datang dengan banyak uang. Ditawarkanlah Kiyem kosmetik macam-macam. Seluruhnya berharga mahal dan dengan dilengkapi embel-embel buatan Paris, Italia, atau justru Amerika Serikat. Belum lagi, soal jaminan si pengguna akan tampak lebih muda–bahkan hingga puluhan tahun!

Begitu “gelap mata”, dibelilah seluruh kosmetik yang ditawarkan SPG tadi. Habis uang, Kiyem pulang dan mencoba begitu banyak kosmetik. Ia duduk berjam-jam di depan meja rias, sembari menjajal kosmetik “ajaibnya”.

Tidak lama, sang suami pulang. Kiyem tidak sabar untuk menunjukkan kepada suami tercintanya–betapa kosmetik mahalnya mampu mengubah wajahnya.

“Mas, sejujurnya, berapa tahun kira-kira usiaku sekarang.”

Sang suami yang tentu saja lelah sehabis pulang kantor memandang Kiyem lekat. Ia berujar, “Dilihat dari kulitmu, usiamu mungkin 20 tahun. Kalau dari rambutmu, hm, aku kira kamu 18 tahun. Penampilanmu keseluruhan, nampaknya seperti 25 tahun.”

Kiyem tersipu. Usianya bahkan sudah menginjak 50 tahun. Ia merasa, kosmetik “ajaib” tersebut berhasil mengabulkan keinginannya. Sambil tersenyum manja, Kiyem berkata, “Ah, Mas, pasti menggodaku, kan. Benar usiaku 25 tahun?”

Sang suami  rupanya belum selesai berbicara. “Tunggu dulu, Sayang. Itu belum jumlah final. Aku ambil kalkulator dulu, aku saya jumlahkan usianya tadi…”

Itulah satu cerita lucu remaja yang mengangkat tentang mitos kecantikan pada perempuan. Semoga bisa membuat Anda tertawa sekaligus terinspirasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *