Takut Dimakan Ayam

Hidup terkadang lucu. Tanpa disadari, ada banyak hal yang sanggup membuat kita terpingkal, seperti halnya cerita lucu bikin ketawa. Adapun cerita ini tidak harus lewat momentum spesial; atau justru dalam panggung parodi. Tidak dapat ditampik, cerita lucu bikin ketawa bahkan bisa terjadi di mana saja, sekalipun itu dalam rutinitas sehari-hari. Untuk mewarnai hari-hari Anda, berikut adalah satu cerita lucu konyol–tentang seorang pasien rumah sakit jiwa, ketika hendak membeli makanan.

Sukiyat memang baru masuk RSJ. Penyebabnya, konon adalah kondisinya yang banyak utang; dan soal istri yang kawin lagi. Belakangan ia stres dan gemar tertawa-menangis sendiri. Keluarganya yang khawatir, segera memasukkannya ke RSJ terdekat untuk pengobatan.

Suatu saat, acara ulang tahun RSJ tengah berlangsung. Ada perayaan pesta kecil-kecilan; dan tentu saja makan gratis di situ. Dianggap “orang paling waras” di antara pasien lain, dimintalah Sukiyat untuk menemani petugas membeli paket nasi di restoran cepat saji.

Suatu ketika, si petugas kebelet buang air kecil. Khawatir lama, Sukiyat diminta menggantikannya mengantre; sementara si petugas itu buru-buru berlari ke toilet. Namun, setelah beberapa menit, petugas itu tidak kembali datang, hingga akhirnya Sukiyat ada di baris depan.

Seolah tahu cara memesan paket nasi, dengan cepat ia berkata kepada pelayan.

“Mbak, saya pesan nasi ayam 30 porsi. Jangan lupa dibungkus, ya.”

“Oke, Mas.”

Si Mbak lalu mencatat dan mengulang pesanannya; sembari memberikan kode kepada petugas restoran lainnya, untuk mempersiapkan pesanan. Namun belum sempat pesanan datang, Sukiyat buru-buru memotong.

“Oh ya, tolong nasi dan ayamnya dipisah saja ya, Mbak.”

Si Mbak terkejut. Rasanya, baru kali ini dia mendengar ada pembeli yang minta nasi dan ayam diletakkan terpisah. Penasaran, ia pun bertanya, “Lho, memangnya kenapa Mas?”

Dengan polos, Sukiyat menjawab. “Iya, Mbak. Sepengalaman saya, itu berbahaya. Nanti nasinya bisa dimakan ayam…”

Itulah sepenggal cerita lucu bikin ketawa dari Sukiyat-pasien RSJ dengan interaksinya bersama Mbak pelayan restoran cepat saji. Semoga terhibur.