Pisang Muda

Ada banyak fungsi dan manfaat dari pantun. Pantun bisa memberi hiburan, nasihat, dan cerita-cerita yang penuh makna dan yang bisa kita jadikan cerminan. Pantun lucu untuk anak-anak berguna untuk mebuat anak-anak terhibur. Selain itu, pantun tersebut bisa memasukkan makna nasihat yang halus secara bawah sadar, tanpa kesan menggurui yang berlebihan. Jika kamu orangtua atau guru, pantun lucu untuk anak-anak bisa kamu pakai, contohnya seperti berikut ini.

Buah nenas buah nangka
Dibeli oleh si nona
Rajinlah belajar dan berdoa
Supaya kelak jadi berguna

Pantun lucu untuk anak-anak di atas berisi nasihat supaya anak-anak rajin belajar dan tidak lupa untuk selalu berdoa. Karena dua hal itu adalah kunci untuk menjadi sukses di masa depan.

Baca Juga:  Dikejar Kelinci

Pantun lucu untuk anak-anak di bawah ini bisa mengingatkan anak-anak betapa mereka dikasihi dan disayangi oleh kedua orang tua mereka sedari kecil. Kasih sayang ayah dan ibu harus selalu diingat dan disyukuri. Sedikit humor tidak mengurangi inti dari nasihat yang disampaikan.

Beli panci pakai nyicil
Di panci ada pisang muda
Ingin kembali ke masa kecil
Disayang ayah dikasihi bunda

Anak-anak zaman sekarang berbeda dengan anak-anak zaman dulu. Anak zaman sekarang cenderung lebih cepat dewasa. Pantun lucu untuk anak-anak tentang anak yang dulunya masih ingusan, sekarang sudah bisa berdandan.

Buka keran
Bukan ditekan
Dulu ingusan
Sekarang lipstikan

Ada-ada saja ya anak zaman sekarang. Cerita tentang mereka atau masa lalu kita ketika masih anak-anak selalu bisa menghibur. Contoh pantun lucu untuk anak-anak yang terakhir adalah:

Baca Juga:  Kotak Amal

Ada bujang ada gadis
Larinya pelan-pelan
Anak manis jangan menangis
Nanti gak diajak jalan-jalan

Siapa waktu keci yang suka sekali diajak jalan-jalan? Kalau mau diajak, ternyata ada syaratnya ya? Tidak boleh menangis. Nah, pantun lucu untuk anak-anak ini semoga berguna ya. Kalau waktu kecil kamu sukanya main apa? Pernah disuruh guru buat pantun gak? Kalau ada pengalaman lucu, silakan share dengan kita.