Panjat Pinang

Puisi Lucu Kemerdekaan

Lomba menciptakan puisi lucu kemerdekaan bisa menjadi ide perlombaan di hari kemerdekaan Indonesia yang biasanya dirayakan dengan mengadakan berbagai lomba. Kemerdekaan Republik Indonesia diperingati setiap tanggal 17 Agustus. Peringatan kemerdekaan biasanya diisi dengan upacara bendera di sekolah, perguruan tinggi, maupun di kantor-kantor pemerintahan.

Setelah upacara bendera, biasanya masyarakat mengadakan bermacam-macam lomba menarik yang boleh diikuti siapa saja. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Lomba yang diadakan biasanya jenis lomba-lomba tradisional seperti makan kerupuk, tarik tambang, bakiak, memasukkan pensil ke dalam botol, balap karung, panjat pinang, dan sebagainya.

Namun, tak ada salahnya jika membuat lomba yang lain daripada yang lain, yaitu lomba cipta puisi lucu kemerdekaan. Peserta diminta membuat puisi lucu yang mengusung tema kemerdekaan. Kemudian hasil puisinya dibacakan di depan umum. Sehingga masyarakat akan merasa terhibur oleh puisi lucu yang dibuat oleh para peserta.

Belajar Makna Kemerdekaan dari Panjat Pinang

Panjat pinang merupakan salah satu perlombaan yang sering diadakan saat memperingati hari kemerdekaan. Dalam puisi berikut ini, penulis mencoba untuk memaknai kemerdekaan melalui lomba panjat pinang. Ide yang awalnya tampak sederhana tetapi memiliki arti yang dalam. Tak lupa penulis juga membalut puisi lucu kemerdekaan dengan sedikit humor.

Judul: Panjat Pinang dan Makna Kemerdekaan

Batang pinang telah berdiri menjulang
Dihiasi aneka barang bergelantungan
Sebagai hadiah untuk pemenang
Yang bisa menaklukkan batang pinang

Oli yang hitam kelam diguyurkan
Memaksa peserta jatuh silih berganti
Satu persatu saling memanjat badan
Kaki di kepala, kepala di kaki

Akhirnya aku tiba di puncak
Setelah susah payah memanjat
Kucoba meraih hadiah terbaik
Namun sayang hanya pensil yang kudapat

Tetapi seperti itulah makna kemerdekaan
Bersama-sama meraih satu tujuan
Bukan demi materi belaka
Tapi puncak kebebasan selamanya

Membuat puisi lucu memang gampang-gampang susah. Gampang jika menggunakan bahasa sederhana yang mengalir. Susah kalau tidak pernah dicoba dan dilatih. Meskipun sengaja dibuat lucu, tetapi puisi ini tetap memiliki makna yang mendalam. Ide lomba cipta puisi lucu kemerdekaan ini bisa diterapkan saat peringatan 17 Agustus di kampung halaman.