Upah untuk Pengantar Pizza

Di zaman sekarang ini, ada berbagai hal yang akhirnya dapat menjadi pencetus munculnya lawakan lucu. Hal ini biasanya terasa dekat dan sering ditemui dalam kehidupan sehari – hari. Hal ini berlaku juga pada lawakan lucu satu ini. Cerita lucu ini mengisahkan seorang mahasiswa yang bekerja part time sebagai pengantar pizza yang berhasil mengelabuhi pelanggannya.

Berikut cerita lengkapnya …

Suatu hari, Jimmy memesan pizza sebagai santapan di rumah karena kebetulan ibunya sedang tidak memasak. Seorang mahasiswa pekerja part time di perusahaan pizza itu kemudian datang ke rumah Jimmy untuk mengantarkan pizza sesuai pesanan yang sudah dibuat sebelumnya.

Setelah menerima pesanan pizzanya, Jimmy selanjutnya bertanya pada di pengantar pizza, “Biasanya untuk mengantar pizza seperti ini, berapa fee yang kamu terima?”

Pemuda itu pun menjawab : “Hmm berapa ya, mas. Jujur ini merupakan pengantaran pertama saya karena saya juga baru saja diterima di perusahaan pizza ini. Tapi, menurut teman – teman saya yang sudah biasa mengantarkan pizza, mereka biasanya mendapatkan fee sebesar seribu rupiah, bila pelayanan yang dilakukan oleh pengantar sudah baik dan diterima oleh si pemesan.”

Jimmy tampak bingung. Ia pun menjawab : “Wah begitu ya rupanya. Ini saya berikan kamu fee 50.000 rupiah, untuk menunjukkan pada teman – teman pengantar pizza mu yang lain kalau yang mereka duga itu salah.”

“Wah terimakasih, mas,” Pemuda pekerja paruh waktu itu pun menjawab, “ Uang fee dari Mas ini akan saya simpan untuk uang kuliah saya.”

Jimmy pun menyahut, “Memang apa saja yang sudah kamu pelajari selama di kampus?”

Pemuda pengantar pizza itu pun melempar senyum dan menyambut pertanyaan Jimmy sembari menjawab : “Saya belajar psikologi terapan di kampus, mas. Hehe.”

Wah keren juga ya cara mahasiswa pekerja part time dalam lawakan lucu ini mengelabui pelanggannya demi mendapatkan upah yang lebih besar. Bisa, nih, kapan – kapan kamu coba.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry