Jenderal yang Sangat Berbahaya

Humor Gus Dur 12

Membaca judulnya saja, siapapun pasti ingin tahu siapa jenderal paling berbahaya. Terutama di Indonesia. Padahal, hal ini pernah diungkapkan oleh presiden RI keempat, Gus Dur. Gus Dur mengungkapkan hal ini bukan sebagai hal yang rahasia. Ia mengungkapkannya di hadapan para dewan pers, setelah konferensi pers usai.

Bagaimana kejadian sebenarnya?  Ucapan ini terungkap setelah sang kyai mengadakan jumpa pers dengan awak media. Saat itu, konferensi pers tersebut dilakukan setelah Gus Dur melantik Wakil Kepala Kepolisian Repulik Indonesia.

 Pelantikan tersebut sempat menuai kontroversi karena ada beberapa hal yang terjadi sebelum terjadinya pelantikan. Kapolri saat itu, Surojo Bimantoro, diminta untuk mengundurkan diri oleh Gus Dur. Saat itu, Surojo diangkat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia.

Wakapolri yang dilantik adalah Jenderal Polisi Chairuddin Ismail.  Acara ini memang mengundang keingintahuan wartawan, dimana sebelumnya pihak kepolisian RI sempat menentang adanya jabatan Wakapolri ini.

Tak heran, banyak awak pers yang penasaran dengan informasi simpang siur yang beredar, dimana banyak opini yang mengatakan bahwa Gus Dur berseteru dengan Surojo. Pastinya, wartawan juga ingin menanyakan hal ini. Terlebih, Gus Dur juga sempat memancing keingintahuan wartawan.

Bagaimana cara Gus Dur membuat wartawan penasaran? Gus Dur mengatakan kepada wartawan bahwa ia sedang memiliki informasi terbaru. Padahal saat itu, beliau sudah dituntun untuk masuk ke mobil. Pastinya, hal ini membuat para wartawan penasaran. Gus Dur berujar, “Saya masih ada informasi terbaru, apa kalian mau tahu informasinya?”

Wartawan mana yang tidak ingin segera mendengar kabar terbaru dari sang presiden? Tentu mereka segera mengerubuti Gus Dur. “Informasi apa Gus?” tanya mereka dengan serentak dan berebut ingin mendekat.  Mereka semakin penasaran saat Gus Dur mengatakan bahwa ada informasi tentang seorang jenderal.

“Saya punya nama seorang jenderal. Jenderal ini adalah jenderal paling berbahaya. Dia juga punya potensi melenyapkan siapa saja,” kata  Gus Dur. Tak ayal lagi, wartawan yang mencium adanya berita eksklusif langsung berlarian mendekat. Mereka menanyakan siapa jenderal yang dimaksud.

“Oke saya buka rahasianya,” kata Gus Dur. “Jenderal tersebut adalah General Electric.” Saat diprotes para wartawan, Gus Dur menjawab bahwa ia memang nge-prank wartawan yang gemar membuat gosip. “Kamu bisa kesetrum lampu dari General Electric kan, karena itu General ini sangat mematikan,” pungkasnya sambil lalu.