Mamaku Kasihan Sekali

Anak sekolah memiliki banyak cerita. Ada cerita menyedihkan, menggembirakan, bahkan cerita yang amat lucu. Kini banyak yang mengangkat cerita lucu anak sekolah menjadi humor anak sekolah yang menyimpan kelucuan-kelucuan menggelitik atas perilaku lugu anak-anak kecil.

Humor anak sekolah tidak hanya menjadi suguhan cerita buat anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah, melainkan untuk semua pecinta kelucuan. Rasa lucu akan menghadirkan suasana gembira dan mampu membuat setiap jiwa yang membaca maupun yang mendengar menjadi bahagia.

Salah satu cerita humor anak sekolah yang bisa membuatmu bahagia dan bisa menghilangkan rasa penat bisa kamu baca sebagaimana di bawah ini!

~ ~ ~

Hiduplah keluarga sederhana yang tinggal di pojok desa. Keluarga itu terdiri dari Bapak yang bekerja sebagai petani, Ibu sebagai pembantu rumah tangga, serta seorang anak yang masih sekolah dan bercita-cita tinggi bernama Rani. Kedua orang tua anak tersebut berusaha keras demi mewujudkan cita-cita anaknya.

Baca Juga:  Kangen Banget Sama Dulu Sebelum Kepotong

Sejak kelas 1 SD Rani banyak dikenal oleh teman-temannya sebagai anak orang miskin. Berbeda dengan teman-temannya anak orang kaya karena memang sekolahnya adalah sekolah favorit impian semua anak. Kepandaiannyalah yang mampu mengantarkan anak itu masuk ke sekolah favorit tersebut.

Hingga suatu ketika Bapak Ibunya sudah berhasil mengumpulkan banyak uang dan mendapatkan rezeki yang melimpah. Dibelilah rumah yang mewah nan bagus. Akhirnya berita tentang keluarga Rani pun juga tersebar ke telinga teman-teman sekolahnya.

Suatu pagi sebelum masuk ke sekolah, ada salah seorang temannya yang bertanya kepadanya, “Kamu sudah pindah ke rumah barumu ?”.

“Sudah dong, dan aku sangat senang sekali.”, jawab Rani.

Baca Juga:  Keledai Membaca

“Gimana enak dan nyaman ?”, kepo teman yang satunya.

“Tentu enak sekali, apalagi setiap kamarnya ada kamar mandi masing-masing. Tapi mamaku kasihan sekali. .”, Rani bercerita.

“Kenapa emang ?”, tanya temannya lagi.

“Karena mamaku harus sekamar mandi dengan papaku. . .”, Rani menjawab dengan sedih.

~ ~ ~

Tidak hanya melalui komik dan cerita bergambar, anak-anak juga bisa merasa senang dengan adanya humor anak sekolah, dijamin orangtuanya pun akan turut bahagia ketika ikut membacanya.