Larangan Untuk Rukuk dan Sujud Dalam Shalat

Abu Nawas adalah salah satu tokoh yang cukup bijaksana. Meski begitu, terdapat banyak humor Abu Nawas yang berkisah tentang sisi lucu dari tokoh tersebut, inilah salah satunya.

~~~

Khalifah Harun Al-Rasyid merasa begitu marah kepada sahabat setianya yakni Abu Nawas. Begitu inginnya dia menghukum mati kawannya itu karena menerima laporan yang mengatakan bahwa Abu Nawas mengeluarkan fatwa untuk tidak mau rukuk dan sujud saat shalat.

Tidak hanya itu, Harun juga mendengar bahwa katanya Abu Nawas berkata dirinya itu khalifah yang hobi memfitnah. Para pembantu Harun Al-Rasyud juga berkata bahwa sebaiknya Abu Nawas dihukum pancung sebab dia telah melanggar syariat Islam serta menyebar fitnah.

Ketika Khalifah mulai terpancing, ada salah seorang pembantunya yang emnyarankan beliau untuk melakukan konfirmasi pada Abu Nawas terlebih dahulu. Menurut, akhirnya Khalifah memanggil Abu Nawas untuk menghadap padanya.

Baca Juga:  Vampir yang Malang

Khalifah bertanya ketus. “Hei Abu Nawas, apa benar kamu berpendapat untuk tidak rukuk dan sujud saat shalat?”

Meskipun terancam, Abu Nawas tetap tenang saat menjawab. “Itu benar.”

Kini Khalifah bertanya lagi masih dengan disulut kemarahan. “Apa benar bahwa kamu berkata pada orang-orang bahwa aku adalah khalifah yang hobi memfitnah?”

“Itu juga benar.”

Makin mengamuklah Khalifah. “Kau pantas dihukum mati. Sebab kau melanggar syariat Islam juga membeberkan fitnah tentang aku!”

Sambil tersenyum, Abu Nawas berkata. “Memang aku tidak menentang kalau aku mengeluarkan pendapat tersebut. Tapi kabar yang disampaikan padamu tidak lengkap. Kata-kataku dipotong dan dirubah seolah aku yang salah.”

“Apa maksudmu? Jangan coba-coba membela diri. Kau sendiri yang bilang bahwa itu benar.”

Baca Juga:  Isi Plastik yang Terbawa

Abu Nawas menjawab. “Memang benar aku berkata rukuk dan sujud itu tidak perlu dalam shalat. Tapi yang kumaksud adalah tata cara shalat jenazah.”

Khalifah terdiam. “Bagaimana kalau soal diriku yang suka memfitnah?”

“Saat itu aku sedang menjelaskan mengenai ayat 28 surat Al-Anfal yang isinya sebagai khalifah dan ayah, Anda menyukai kekayaan serta anak-anak, yang berarti Anda menyukai fitnah atau ujian itu.”

Khalifah menjadi malu saat mendengar penjelasan Abu Nawas dan sadar untuk tidak sembarangan menerima informasi. Demikianlah cerita humor Abu Nawas kali ini.