Sebuah Pengakuan

Cerita lucu bisa datang dari siapa saja. Anda mungkin telah mengenal beberapa penulis ternama, yang populer berkat kisah humornya, seperti Hilman dengan seri Lupus atau justru Raditya Dika dengan Kambing Jantan-nya. Meski begitu, tahukah Anda bahwa kisah lucu bisa datang dari banyak penulis anonim sekalipun?

Berikut ini adalah satu buah cerita lucu yang datang dari para penulis anonim. Silakan dibaca!

***

Joni terbaring lemas di tempat tidurnya. Beberapa jam sebelumnya, dia ditemukan pingsan ketika sedang memimpin meeting di kantornya. Benar-benar tidak tahu apa yang sedang menimpanya, sebab setelah dia tersadar, dokter mengatakan: ia tengah berada dalam sakratulmaut. Waktunya “hidup” bahkan hanya tinggal beberapa jam lagi.

Menyadari hal tersebut, Joni lalu meminta izin pada pihak rumah sakit agar Rini, istrinya boleh masuk dan menemaninya. Setidaknya, dengan begitu dia bisa pergi dengan “damai”. Rini pun masuk, lalu menangis melihat keadaan Joni, suaminya. Saking sedihnya, Rini terus-menerus memegang tangan Joni yang lemah, sembari menangis terisak-isak.

Saat Rini berdoa, Joni memandang istrinya. Dia merasa sangat bersalah dan ingin membuat satu pengakuan. Dengan bibirnya yang pucat, dia mulai berbicara secara perlahan.

“Rini, Sayangku,” pelan-pelan Joni berbisik.

Rini membuka matanya, “Suamiku, jangan berbicara. Diam sajalah di situ, beristirahatlah.”

“Tidak, Rini. Aku harus mengakui sesuatu.”

“Tidak ada yang perlu diakui,” jawab Rini lembut. Rini pun mengusap dahi Joni sembari bersedih. “Semuanya akan baik-baik saja, Sayang.”

“Tidak, Istriku. Aku ingin pergi dengan damai. Maka dengan begitu, aku ingin mengakui, bahwa selama ini aku telah selingkuh dengan sekretarisku, teman baikmu, dan kakakmu. Maafkan aku, Rini. Maafkan akuu,” kata Joni sambil menangis tersedu-sedan.

Mendengar pengakuan Joni, Rini pun diam dan menarik napas panjang. Joni mengira, Rini sedang marah.

“Sayang,” kata Rini lembut. “Selama ini, aku sudah tahu itu semua.”

Joni pun kaget, “Ja..jadi, selama ini kamu sudah tahu? Lalu mengapa kamu diam saja melihat aku selingkuh?”

“Ya, aku memang sudah lama tahu. Tapi aku tidak diam saja. Karena itulah aku meracuni kamu…”

“…………..”

***

Itulah cerita lucu yang datang dari para penulis anonim. Tentu saja, masih ada banyak sekali kisah-kisah humor yang bisa Anda temukan, bahkan melalui media internet. Adapun latar cerita lucu bisa datang dari mana saja, mulai dari situasi rapat kantor, hingga kematian. Tidak kalah lucu dan tetap menghibur, bukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *