Mukidi Belajar Bahasa Inggris

Siapa yang tidak mengenal nama Mukidi yang sempat viral dan menyebar lewat grup WA. Isinya berupa cerita lucu pendek dan candaan dari berbagai pengalaman Mukidi. Tapi, siapa sih sebenarnya Mukidi ini? Kenapa dia menjadi bahan candaan?

Siapa Mukidi ini memang subyektif karena bergantung kepada yang menafsirkan, bisa  positif atau negatif. Nama Mukidi ini memang ndeso, kesannya kampungan, atau bully able. Makanya banyak cerita lucu pendek bermunculan tentang Mukidi ini.

Nah, berikut ini adalah salah satu contoh sebuah cerita lucu pendek tentang Mukidi yang belajar Bahasa Inggris.

Mukidi: “Pak, bisa dijelaskan kentut itu dalam bahasa Inggrisnya apa sih?”

Pak Guru: “Wind of change.”

Mukidi: “Kan ada kentut yang tidak berbunyi, Pak?”

Pak Guru: “Sound of silence.”

Mukidi: “Kalau kentut yang udah kebelet banget?”

Pak Guru: “Dust in the wind.”

Mukidi: “Terus kalau kentut yang keluarnya enggak disengaja?”

Pak Guru: “Careless whisper.”

Mukidi: “Kalau kentutnya sedikit terhimpit dan enggak langsung keluar?”

Pak Guru: “Please release me.”

Mukidi: “Kentut yang baunya kaga nahan?”

Pak Guru: “Killing me softly.”

Mukidi: “Gimana kalau kentutnya ditahan-tahan Pak?”

Pak Guru: “Don’t speak.”

Mukidi: “Kalau kentutnya pas malam hari, Pak?”

Pak Guru: “Wonderful tonight.”

Mukidi: “Sekarang apa sebutannya orang yang sering kentut?”

Pak Guru: “Someone like you.”

Cerita lucu pendek Mukidi ini tidak berhenti sampai di sini. Pelajaran Bahasa Inggris diteruskan dengan yang lain

Pak Guru lalu mengajukan pertanyaan untuk mengetes para muridnya.
Pak Guru: “WORK itu berarti kerja ya, nah kalau WORKING berarti bekerja. Kalian mengerti anak-anak?”

Murid2: “Mengerti Pak!”

Guru: “Sekarang coba kalian mencari kata-kata lain yang mirip dengan yang Bapak contohkan, mulai dari Wakijo.”

Wakij0: “SING berarti nyanyi, SINGING berarti bernyanyi.”

Guru: “Keren tuh, sekarang giliran Mukidi?”

Mukidi: “SONG berarti LAGU jadi kalau SONGONG artinya BELAGU, pak Guru!”

Demikianlah  cerita lucu pendek tentang Mukidi belajar bahasa Inggris. Anda tidak perlu terlalu serius menanggapinya. Kelucuan Mukidi yang menjadi viral ini masih dalam batas yang wajar, jadi tidak menjadi masalah bukan?

Jadi Enjoy Mukidi! Ceritanya seru dan asyik, seringnya mewakili kehidupan rakyat kecil pada umumnya. Salut buat penciptanya Bapak Soetantyo Moechlas. So creative, but true!