Kang Maun Si Sopir Ambulans

Kecelakaan lalu lintas adalah peristiwa sedih yang sudah pasti nggak diharapkan oleh siapa pun. Makanya, kita selalu diwajibkan untuk berhati-hati ketika berkendara. Meski begitu, ternyata tak selamanya kecelakaan jadi hal yang menyedihkan, lho. Contohnya kisah Kang Maun yang satu ini. Kecelakaan yang dialami sopir mobil ini justru jadi cerita lucu kocak yang cukup bikin perut mulas!

***

Menjelang siang, istri Kang Maun tergopoh-gopoh mendatangi rumah tetangga sembari bercucuran air mata. Sambil berusaha menenangkan, si tetangga pun bertanya:

“Lho, ada apa nih, Bu? Kok menangis begitu?”

“Kang Maun… Anu…”

“Apa? Kang Maun kenapa? Masuk sumur?”

“Bukan…” istri Kang Maun berusaha menjawab sambil terus terisak.

“Apa sih, Bu? Coba nangisnya jeda dulu, nanti gampang disambung lagi.”

“Kang Maun kecelakaan. Sekarang ada di rumah sakit dan kata dokter kakinya mau diimpotensi.”

“Apaaaa??? Diamputasi kali, Bu.”

“Iya, maksudnya itu.”

Setelah bersiap-siap, istri Kang Maun dan tetangga pun segera meluncur ke rumah sakit tempat Kang Maun dirawat. Kata pihak rumah sakit yang menelepon, dia dirawat di ruang Merak.

Tak berapa lama, ketemulah ruang yang dicari-cari itu. Kebetulan Kang Maun sudah sadar dari pingsannya.

Parjo   : “Kok bisa sampai kecelakaan gini, Kang?”

Kang Maun     : “Namanya juga musibah, Jo.”

Parjo               : “Lha gimana kronologinya?”

Kang Maun     : “Gini, lho, Jo. Aku kan sopir ambulans. Di mana-mana yang namanya ambulans kan boleh nerabas lampu merah, to?”

Parjo               : “Iya, terus kok bisa kecelakaan gitu? Ada pengendara lain yang gak mau kalah ya?”

Kang Maun     : “Ada, Jo. Parah nih dia!”

Parjo               : “Emang yang Kang Maun lewati itu lampu merah apa sih?”

Kang Maun     : “Lampu merah perlintasan kereta.”

Parjo               : “Wooo, kok nggak mati aja sekalian, Kang? Jadi gak ngrepotin gini!”

Parjo pun kesal dan bergegas pulang ke rumah.

***

Kang Maun memang selalu identik dengan kejadian konyol. Hal inilah yang membuat teman-temannya sebal, tapi senang mendengar cerita lucu kocak dari mulutnya saban hari. Sehat terus ya, Kang…