Baju Army

Pantun lucu pembukaan pidato biasanya dilontarkan di awal berpidato untuk menarik perhatian para hadirin. Berpidato dengan menyisipkan pantun tentu akan lebih menarik dan berkesan bagi yang hadir karena terkesan kreatif. Dengan begitu, para hadirin akan lebih fokus pada pidato tersebut.

Biasanya yang melontarkan pantun seperti ini adalah para RW atau juga RT di desa. Meskipun begitu, para santri yang mengikuti lomba pidato juga sering menyisipkan pantun tersebut. Bahkan saat sedang dakwah sekalipun. Ada banyak pantun yang biasa digunakan sebagai pembuka.

Beberapa di antaranya mungkin pernah Kamu dengar. Namun, Kamu juga bisa mengubahnya dan memodifikasi pantun tersebut menjadi pantun pembukaanmu sendiri. Yang penting adalah maksud dari pantun tersebut tepat untuk dijadikan pembukaan pidato. Berikut beberapa contoh pantun lucu pembukaan pidato.

Pantun Lucu Pembuka Pidato

Ketika akan menggunakan pantun dalam menyampaikan puisi, sebaiknya Kamu mengetahui terlebih dahulu konteks dari pidato tersebut. Jangan khawatir, beberapa pantun di bawah ini bisa Kamu gunakan sebagai contoh.

Si edi pengen baju army
Si edo bagean yang bayarnya
Kepada master of ceremony
Terima kasih untuk waktunya

Emansipasi pahlawannya kartini
Orde baru yang mimpin Suharto
Pada kesempatan yang berbahagia ini
Izinkan saya menyampaikan pidato

Ada landak di dalam gua
Punggungnya penuh duri
Wahai hadirin semua
Izinkan saya memperkenalkan diri

Berpisah dalam waktu yang lama
Membuat rindu tak terukur
Pertama dan paling utama
Marilah kita mengucap syukur

Meski di hati ada luka
Aku rela tak apa apa
Sebelum kita buka
Izinkan saya untuk menyapa

Kacang enak kacang kedelai
Bisa dibeli di pasar cikini
Sebelum pidato dimulai
Dengarkanlah pantunku ini

Menyimpan gula di lemari
Tau tau dimakan semut
Apa kabar pagi ini
dari orang yang paling imut

Bu guru nyuruh buat makalah
Murid langsung geleng kepala
Jika nanti banyak yang salah
Namanya juga pemula

Itu bu tini dan pak tito
Sedang asik berenang
Orang ganteng mau pidato
Harap yang lain tenang

Pantun di atas adalah beberapa contoh pantun yang bisa digunakan sebagai kalimat pembuka pidato. Sesuaikan juga dengan audiens Kamu. Gunakan istilah yang lebih dekat dengan audiens. Jadi cara untuk menarik perhatian dengan menambahkan pantun lucu pembukaan pidato sebelum memulai meteri pidato.