Sesama Orang Miring

Menjalani kehidupan sehari-hari tidak seharusnya terus memikirkan yang berat-berat. Ada kalanya kita harus meredam pikiran, sehingga pikiran kita bisa lebih fresh, tenang, dan bisa berpikir dengan bagus. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan kita menikmati hiburan untuk diri kita, caranya bisa dengan bercanda ria dengan bahan jokes lucu singkat. Dengan ini kita bisa lebih erat dalam persahabatan, dalam menjalin hubungan dengan kekasih, juga dengan keluarga.

~~~

Jokes lucu singkat kali ini membahas tentang anak muda yang kesehariannya hanya di isi dengan nongkrong di perempatan lampu merah. Pada suatu hari dia nongkrong dengan menggunakan sandal jepit yang sudah jelek sekali, namun pemuda tersebut begitu senang dengan sandal jepit yang dipakainya.

Baginya sandal jepit itu hal paling berharga baginya, lalu dia melihat ada seorang pria berpenampilan layaknya pejabat dengan sopir berperawakan gagah mengendarai mobil begitu bagus lewat di hadapannya dan berhenti tepat di belakang garis lampu merah.

Baca Juga:  Anniversary Pacar

Anak muda        : Bapak, boleh saya minta bantuan bapak sebentar saja?. (anak muda berdiri di samping kaca mobil yang sedikit terbuka, dan terlihat pria tersebut duduk di belakang dengan jas hitam, dasi, dan rambutnya yang klimis).

Bapak                 : Ada apa ya dik?, mau minta sumbangan?. (menyuruh sopir membuka kaca sedikit lebih lebar supaya bisa menyapa anak muda dengan jelas).

Anak muda        : Saya bukan minta sumbangan pak. Tapi, saya mau minta tolong bantu saya ya pak, bolehkah mobil bapak yang bagus ini saya tukar dengan sandal jepit saya yang berharga ini pak?. (memperlihatkan sandal jepit usang yang dipakainya dengan melepas sandal jepit tersebut dan menunjukkan kepada bapak tadi).

Baca Juga:  Pilihanmu Tipe yang Mana

Bapak dan sopir di depan menengok ke belakang saling bertatapan mereka keheranan dengan permintaan anak muda yang tidak masuk akal tersebut.

Bapak                 : Kamu sudah miring apa bagaimana dik?, mana mungkin mobil saya yang berharga ini saya tukar dengan sandal jepit punya kamu. (terlihat kesal dengan tatapan tajam, marah, keheranan, dan sinis).

Anak muda        : Tidak jadi kalau begitu pak, sandal jepit saya ini juga berharga kok pak, tadi saya hanya mengetest apakah otak bapak masih lurus atau sudah miring.

Jokes lucu singkat di atas menyatakan bahwa anak muda dan pria berpenampilan pejabat mempunyai hal berharga masing-masing, meski tidak sama bentuknya.