Taruhan Mau Loncat Atau Tidak

Lagi dan lagi humor tingkat tinggi menjadi cerita yang banyak digemari semua kalangan usia. Tidak hanya untuk anak, tetapi juga orang dewasa hingga para lansia. Pasalnya cerita humor tingkat tinggi yang selama ini banyak dinikmati oleh masyarakat Indonesia adalah cerita yang diangkat dari kisah dan kejadian di kehidupan masyarakat sendiri.

Sebagaimana halnya dengan sebuah contoh humor tingkat tinggi di bawah ini, diambil dari kisah yang begitu marak di kehidupan masyarakat kota, khususnya oleh kaum muda. Taruhan, ya kejadian taruhan pun bisa diangkat untuk dijadikan cerita yang lucu dan menghibur. Tapi jangan meniru adegan taruhannya ya, tapi ambillah hikmah dari cerita ini!

~ ~ ~

Suatu malam yang ramai dengan kehidupan kota, ada sebuah bar ternama di kota tersebut masih buka dan banyak pengunjungnya. Ada pengunjung yang menikmati bir dan bartender sedang seru menonton siaran TV. Pada sebuah channel ditayangkan berita dengan kejadian seorang yang hendak meloncat dari gedung berlantaikan 10. Wah ngeri!

Baca Juga:  Jawabannya Tidak Sama

Si peminum bir dengan setengah mabuk menyampaikan keinginannya untuk bertaruh dengan sang bartender, “Kita taruhan yuk, berani nggak? Taruhan 100.000 dan apakah orang itu jadi meloncatkan dirinya atau tidak. Jika dia loncat kukasih kau 100.000, jika tidak beri aku minuman bir lagi dengan cuma-cuma. Bagaimana?”

Bartender mengiyakan taruhan yang ditawarkan oleh peminum di barnya. Dan terjadilah kejadian yang ditaruhkan dan orang itu betul-betul loncat dari gedung yang sangat tinggi. Menanglah si bartender dan disodorkan uang 100.000 oleh peminum kepadanya.

Dengan kebaikan hati bartender, dikembalikannyalah uang tersebut dan berkata kepada peminum, “Aku telah menontonnya hari sore tadi, dan sudah kuketahui bahwa dia akan loncat beneran, jadi aku rasa aku nggak berhak atas uang ini!”.

Baca Juga:  Malaikat dan Koruptor

Peminum bir pun menolak uang yang telah diberikannya kepada sang bartender, dan ia pun mengaku, “Aku pun juga melihatnya sore hari tadi, tapi tak ku sangka ternyata orang itu berani ya meloncat untuk yang kedua kalinya. Nggak sakit apa?”.

~ ~ ~

Benar-benar namanya humor tingkat tinggi ada saja kelucuan di tengah keseriusan. Bagaimana tidak tertawa ngakak, sampai-sampai perut terasa kocak.