Makan Malam Papa

Kehidupan pasangan yang baru saja menikah memang selalu menarik untuk disimak, bahkan sampai dibuat cerpen. Tema yang diangkat oleh cerpen lucu suami istri berikut ini pun masih mengenai pengantin baru.

Pasangan yang baru saja menikah memang sedang romantis-romantisnya. Begitu pula dengan tokoh suami istri ini. Setiap hari, ada saja tingkah laku mereka untuk menunjukkan rasa sayang pada satu sama lain. Orang-orang terdekat mereka pun tahu betapa mesranya mereka.

Pagi hari ini menjadi salah satu contoh kemesraan mereka yang tidak diumbar ke publik. Seperti biasa, si suami harus berangkat pagi-pagi untuk bekerja. “Mah, Papah berangkat ke kantor dulu ya!”

Tapi ketika suaminya sudah berada di ambang pintu, istrinya itu mencegah untuk dia berangkat.

“Lho, Pah, memangnya kamu nggak sarapan dulu sebelum berangkat?”

Tapi suaminya itu menolak. “Nggak usah deh, aku nggak lapar.” Lagipula, jam masuk kantor sudah dekat dan dia tidak boleh terlambat. Sarapan hanya akan membuatnya tidak tepat waktu.

Tapi, tiba-tiba suaminya itu mencium bibir istrinya sambil berkata. “Ini lah makan pagiku!” kemudian akhirnya dia berangkat kerja, meninggalkan istrinya yang tersenyum-senyum sendiri.

Siang harinya, sang istri yang sedang beres-beres rumah terkejut ketika melihat suaminya pulang. Tidak biasanya sang suami itu memutuskan istirahat di rumah, karena jarak dari kantornya ke rumah tidak terlalu dekat. Jadi, pasti ada sesuatu.

“Lho kok tumben pulang, Pah?” tanya sang istri heran.

“Ada yang ketinggalan,” jelas suaminya.

“Nggak makan siang dulu? Aku masak kok.”

“Nggak usah, aku nggak lapar.”

Kemudian sebelum berangkat kerja, suaminya mencium kembali istrinya di dada sebelum berkata. “Ini makan siangku!” lalu ia berangkat lagi, meninggalkan istrinya yang tersenyum-senyum sendiri.

Saat sorenya ia pulang kerja, betapa kagetnya suami itu ketika melihat kelakuan istrinya. Dilihatnya sang istri saat ini tengah duduk di atas rice cooker, yang lebih mengejutkan, tanpa busana pula.

“Mah, apa yang kamu lakukan di atas rice cooker?”

“Aku lagi ngangetin makan malam kamu ini, Pah!”

Romantis sih romantis, tapi bukan berarti perlu menduduki rice cooker seperti sang istri dalam cerpen lucu suami istri ini.