Ustadzah Pro Poligami

Selain untuk memposting kegiatan sehari-hari, tidak jarang juga media sosial menyediakan cerpen lucu yang ringan dan bisa dibaca oleh semua kalangan. Tema yang diangkat cerpen lucu Facebook pun bermacam-macam. Salah satunya adalah cerpen mengenai ustadzah dan jamaahnya ini.

Seperti biasa, di sebuah masjid besar di tengah kota, jamaah sedang berkumpul untuk mendengarkan ceramah dari seorang Ustadzah. Masjid terlihat begitu ramai hari ini, penyebabnya tentu karena Ustadzah yang datang untuk berceramah kali ini adalah Ustadzah yang terkenal dan mempunyai nama di kota tersebut.

Bisa dilihat, sebagian besar jamaah yang datang merupakan wanita, apalagi kali ini topik yang diangkat oleh sang Ustadzah adalah mengenai poligami. Beberapa wanita yang kontra dengan adanya hukum poligami tentu datang untuk mendengarkan ceramah dari Ustadzah itu.

Tapi siapa sangka, ternyata Ustadzah itu tidak menentang adanya hukum poligami. Beliau malah berkata seperti ini. “Asal kalian tahu, saya ini sebenarnya tidak pernah menentang hukum poligami.”

Kalimat itu disambut dengan pujian dan decakan kagum dari para jamaah yang hadir dan mendengarkan ceramah Ustadzah tersebut. Bagaimana tidak, tentulah hanya wanita hebat dan berhati ikhlas saja yang mendukung suami untuk memiliki istri lebih dari 1. Dan Ustadzah ini rupanya salah satu dari wanita tersebut. Beberapa jamaah yang mengiranya kontra dengan poligami ternyata salah sangka.

“Wah, Ustadzah hebat!” kata seorang jamaah wanita yang terdengar dari belakang, diiringi anggukan beberapa jamaah lainnya.

Ustadzah itu hanya mengatakan kalimat berikutnya. “Saya tidak pernah melarang para suami untuk menikah lagi.”

Lagi-lagi, Ustadzah itu menuai pujian dari para jamaah. Salah satu dari mereka bahkan berkata. “Wah, Ustadzah ini benar-benar berkelas. Ustadzah adalah panutan saya!” dan disetujui oleh sebagian jamaah lainnya, terutama jamaah laki-laki.

“Tunggu dulu,” sela sang Ustadzah. “Yang penting…”

“Yang penting adil kan, Ustadzah?” tanya seorang jamaah lagi. Herannya, Ustadzah itu justru menggeleng. Sambil tersenyum senyum, Ustadzah itu menjawab.

“Yang penting, tentu saja yang poligami itu bukan suami saya!”

Lawakan yang dilontarkan tokoh Ustadzah itu memang ada-ada saja. Rupanya selain ceramah, beliau juga berbakat melawak dalam cerpen lucu Facebook ini.