Kalo Enggak Manis, Saya Kasih Gratis!

Sebuah cerita lucu selalu punya “daya pikatnya” tersendiri. Entah itu dari setting (latar) cerita, maksud cerita, klimaks, maupun penuturan tokoh. Nah, kisah humor berikut adalah sebuah cerita yang berlatar kehidupan sehari-hari, dengan pembicaraan yang sesungguhnya “biasa” antara dua tokoh. Yuk, segera segarkan pikiran dan hati Anda dengan membaca cerita lucu tentang pembeli dan penjual berikut ini.

***

Empok (Mpok) Minah memang ibarat jawara di Kampung Condet. Tentu saja, bukan jawara silat, tapi jawara debat. Enggak ada yang pernah “menang” lawan si Empok kalo soal silat lidah. Apalagi, dia memang penghuni kampung asli, yang sudah tujuh turunan tinggal di situ.

Nah, sudah jadi kebiasaan Mpok Minah pergi ke pasar setiap paginya. Jaraknya yang tidak jauh dari rumah, bikin dia semangat, hitung-hitung olahraga. Maka pagi itu, dia pun sudah siap pergi ke pasar dengan semua daftar belanjaannya.

Lantaran sedang hamil muda, dia pun ingin bikin rujak buah segar. Jambu air, bengkuang, kedondong, sampai mentimun sudah dibeli. Yang kurang, hanyalah mangga. Sayangnya, sampai capai berkeliling, tukang mangga tidak juga dia temukan.

Suatu kali, akhirnya seorang bapak penjual mangga melintas di hadapannya.

Empok Minah: “Bang, mangganya berapa satu biji?”

Tukang mangga: “Tujuh rebu, Mpok. Mau beli sekilo?”

Empok Minah: “Ah, yang bener? Mahal amat. Di pasar sebelah saja sekilo dua puluh rebu.”

Tukang mangga: “Iye, Mpok. Kan, lagi nggak musim. Tapi dijamin manis-manis, deh. Nih, kalau mau coba.”

Tak lama, si tukang mangga mengambil pisau dan mengiris satu buah mangga. Diberikannya satu potongan mangga itu kepada Empok Minah.

Empok Minah: (sambil mengunyah) “Ah, yang kayak gini aja dibilang manis. Nanti kalau bagian saya dapetnya asem, gimana?”

Si tukang mangga rupanya tak habis akal.

Tukang mangga: “Gini aje, Mpok. Kalau asem, enggak usah bayar, deh. Saya kasih gratis!”

Mata Empok Minah langsung cerah mendengar kata gratis. Dia diam sebentar.

Empok Minah: “Kalo begitu, saya minta dua kilo mangga asem, deh!”

Tukang mangga: “%$#@!!!”

***

Itulah cerita lucu tentang seorang penjual dan pembeli. Semoga terhibur!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *