Raja Menjadi Budak

Cerita Lucu Abu Nawas 18

Terkadang untuk membuktikan sesuatu kepada seseorang, tidak hanya cukup dengan laporan lisan tanpa menunjukkan langsung keadaan wilayah yang sedang dilaporkan. Bisa saja laporan diolah sedemikian rupa agar pemimpin merasa tenang.  Namun, dalam kenyataannya begitu banyak sekali hal yang keliru dan sangat salah.

Tentu hal ini menajdi masalah untuk Abu Nawas saat ingin melaporkan keadaan di luar kerajaan bahwa masih banyak sekali penduduk yang memperjualbelikan budak sebagai media tukar sehari-hari. Hal ini menjadi keresahan sendiri di benak Abu Nawas hingga pada suatu hari Abu Nawas memiliki ide untuk menjadikan Raja sebagai Budak.

Tidak berselang lama dari munculnya ide tersebut, Abu Nawas datang ke istana untuk menghadap Raja. Ia mengatakan bahwa ada suatu hal yang menarik untuk disampaikan kepada Raja. Raja yang mendengar hal tersebut mempersilakan Abu Nawas untuk mengutarakan maksudnya.

Abu Nawas mengatakan akan memperlihatkan hal yang begitu ajaib kepada Raja dengan sebuah syarat Raja harus menyamar menjadi masyarakat biasa untuk melihat hal Ajaib itu. Karena tidak sabar, tanpa berpikir panjang Raja pun menyamar menjadi masyarakat biasa. Setelah menyamar, Abu Nawas dan Raja Harun Al-Rasyid berjalan menuju sebuah hutan.

Sesampainya di hutan, Abu Nawas menemui pedagang budak dari suku Badui. Setelah melakukan pembayaran, pedagang itu melihat budak baru yang tidak lain adalah Raja yang menyamar. Dengan tidak sadar bahwa yang dihadapannya adalah Raja, orang Badui tersebut mengajak budak yang ia baru beli untuk memanggilnya Tuan seperti kebiasaan para budak lain ketika sudah dibeli.

Setelah Raja yang menyamar dibawa kerumah orang yang membelinya, pekerjaan pertama Raja adalah membelah kayu yang sangat banyak sekali tumpukannya. Raja mulai membelah kayu sampai lama kelamaan ia tidak betah dengan penderitaan seorang budak selama ini. Ia baru merasakan betapa sulitnya mencari uang untuk makan seorang budak di wilayah kerajaanya yang subur dan makmur.

Akhirnya Raja yang menyamar menunjukkan tanda kerajaannya kepada orang Badui tersebut. Si Badui itupun sontak langsung merasa sangat kaget. Ternyata budak yang baru ia beli dari Abu Nawas adalah Baginda Raja.