Telur Unta

Cerita Lucu Abu Nawas 22

Pada suatu hari Raja Harun Al-Rasyid mengalami sakit. Sebuah sakit yang belum pernah terjadi membuat tubuh Raja terasa pegal dan sangat kaku. Badannya lemah dan tidak kuat untuk melangkah, ditambah dangan suhu badannya yang begitu panas memperparah keadaan Baginda Raja.

Begitu banyak tabib yang sudah datang untuk mengobati sakit Baginda Raja, namun tidak kunjung sembuh. Tidak sedikit obat yang baginda minum untuk proses penyembuhan namun belum juga membuahkan hasil yang di harapkan. Namun, Raja tidak begitu saja menyerah, Raja ingin sembuh dan kembali beraktifitas seperti biasa.

Tidak kehilangan akal untuk mendapat obat yang mujarab. Rajapun membuat sayembara. Sayembara tersebut berisikan tantangan ‘siapapun yang dapat menyembuhkan sakit Baginda Raja akan diberikan Hadiah’. Sayembara itupun sampai ke telinga Abu Nawas.

Tidak lama setelah itu, Abu Nawas menemui Raja untuk memenuhi Sayembara itu. Dengan Heran Rajapun melihat apa yang dilakukan Abu Nawas. Melihat latar belakang Abu nawas yang bukan seorang Tabib, sebenarnya Raja merasa Khawatir akan hal itu. Namun, Abu Nawas meminta Raja untuk tidak meragukan kemampuannya dalam menyembuhkan orang yang sedang sakit.

Abu Nawas mengatakan bahwa obat yang manjur untuk sakit Raja adalah telur unta. Tidak percaya dengan apa yang baru saja didengar, Raja menjadi geram. Namun Abu Nawas meminta raja untuk mencari telur unta yang tersedia di kota Baghdad. Tidak berselang lama setelah itu, Raja segera pergi ke pasar-pasar yang ada di kota Baghdad untuk mencari telur Unta.

Raja sudah berjalan sampai menuju hutan dan tidak kunjung menemukan telur unta seperti yang disarankan oleh Abu Nawas. Raja kembali ke istana dengan tangan kosong dan perasaan geram. Sesampainya di Istana, Raja menyuruh pengawal memanggil Abu Nawas untuk diberikan hukuman yang setimpal

Setelah bertemu dengan Abu Nawas dan hendak menghukumnya, Abu Nawas menanyakan keadaan Baginda Raja ‘apakah tubuhnya sudah kembali bugar?’

Lalu Raja mengatakan bahwa tubuhnya sudah tidak pegal-pegal, demamnya pun sudah reda karena berjalan jauh kemarin. Abu Nawas menjelaskan bahwa penyakit Baginda ini disebabkan karena Raja tidak sering bergerak dan banyak mengurung diri di kamar. Hal itu membuat badan tidak sehat.